Categories

Monday, 20 March 2017

pengertian politik dan ciri-ciri politik

          pengertian politik,ciri-ciri budaya politik, semoga bisa membantu apa yg saya post ini...

            PENGERTIAN POLITIK

·         Berikut ini merupakan pengertian politik menurut para ahli.
1.      Joyce Mitchell : politik adalah pengambila keputusan kolektif atau pembuatan kebijakan umum untuk masyarakat seluruhnya.
2.      Roger F.Soltau: ilmu politik mempelajari Negara ,tujuan Negara,dan lembaga-lembaga yang akan melaksanakan tujuan itu.
3.      Prof.miriam budiardjo: politik adalah bermacam-macam kegiatan yang menyangkut penentuan tujuan-tujuan dan pelaksanaan tujuan itu.menurutnya, politik memuat konsep-konsep pokok tenang Negara (state),kekuasaan (power),pengmbilan keputusan (decisious making), kebijksanaan (policy),dan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation).

         CIRI- CIRI BUDAYA POLITIK

Budaya politik merupakan bagian dari  kebudayaan masyarakat dengan cirri-ciri yang lebih khas, yaitu :
a)      Budaya politik menyangkut masalah legitimasi
b)      Pengaturan kekuasaan.
c)      Proses pembuatan kebijakan pemerintah.
d)     Kegiatan partai-partai politik.
e)      Perilaku aparat Negara.
f)       Gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah.

C.    TIPE-TIPE BUDAYA POLITIK DAN PENGERTIANYA
Tipe-tipe budaya politik antara lain :
1)      Budaya politik parochial
2)      Budaya politik kawula
3)      Budaya politik partisipan

1.      Budaya politik parochial
Budaya politik parochial berarti terbatas pada wilayah atau lingkup yang kecil dan sempit, misalnya yangbersifat provinsial.
Ciri-ciri budaya politik ini,yaitu:
a)      Budaya politik ini berkembang dalam masyarakat tradisional dan sederhana,dengan spesialisasi sangat kecil.
b)      Para pelaku politik sering melakukan perannya dengan serempak meliputi bidang ekonomi, keagamaan, dan lain-lain.
c)      Dalam masyarakat yang bersifat parochial ini,karena terbatasnya diferensiasi,tidak terdapat peranan politik yang bersifat khas dan berdiri sendiri.
d)     Pada kebudayaan seperti ini, anggota masyarakat cenderung tidak menaruh minat terhadap objek-objek politik yang luas,kecuali dalam batas tertentu terikat secara sempit.
e)      Yang tampak menonjol dalam budaya politik parochial ialah adanya kesadaran anggota masyarakat akan adanya pusat kewenangan atau kekuasaan politik dalam masyarakatnya.

2.      Budaya politik kawula
Budaya politik kawula adalah anggota yang masyarakat mempunyai minat, perhatian, mungkin pula kesadaran terhadap system sebagai keseluruhan, terutama terhadap segi output.Budaya ini di tandai dengan :
a)      Perhatian (yang frekuensinya sangat rendah) atau aspek input serta kesadarannya sebagai actor politik,boleh dikatan nol.
b)      Orientasi mereka yang nyata terhadap objek politik dapat terlihat dari pernyataannya ,baik berupa kebanggaan,ungkapan sikap mendukung, maupun sikap permusuhan terhadap aspek output.
c)      Posisinya sebagai kawula,pada dsarnya dapat dikatakan posisi yang pasif.
d)     Mereka menganggap dirinya tidak berdaya untuk memengaruhi atau mengubah system.oleh karena itu,menyerahkan segala kebijakan dan keputusan kepada para pemegang jabatan dalam masyarakatnya.
e)      Segala keputusan (dalam arti output) yang di ambil oleh pemeran politik (dalam arti pemangku jabatan politik) dianggap sebagai sesuatu yang tak dapatdi ubah,dkoreksi,apalag di tentang.
3.      Budaya politik partisipan
Budaya politik partisipan ditandai oleh adanya perilaku yang berbeda dengan perlaku sebagai kawula,yaitu :
a)      Seseorang menganggap dirinya ataupun orang lain sebagai anggota aktif dalam kehidupan politik.
b)      Seseorang engn sendirinya menyadari setiap hak dan tanggung jawabnya (kewajibannya),dapat pula merealisasi dan mempergunakan hak,serta menanggung kewajibannya.
c)      Tidak diharapkan seseorang menerima begitu saja keadaan,berdisplin mati,tunduk (taklid) terhadap keaadaan,tidak lain karena ia merupakan salah satu mata rantai akif proses politik
d)     Seseorang dalam budaya politik partisipan dapat menilai dengan pn kesadara,baik system sebagai totalitas, input dan output ,mapun posisi dirinya sendiri. 




No comments:

Post a Comment